This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sunday, October 14, 2012

Cara Merawat Catridge Printer


Cara Merawat Catridge Printer - Cartridge printer bisa dibilang sebagai jantungnya printer, apabila rusak maka printer pun rusak. Nah bagaimana Cara Merawat Catridge Printer agar tidak cepat rusak, berikut tips dan Cara Merawat Catridge Printer yang benar:
Cara Merawat Catridge Printer
  1. Hindari memaksa print untuk mencetak dalam jumlah banyak, jika anda hendak mencetak banyak data sebaiknya berilah jedah cetak anda, dalam hal ini selalu mengistrahatkan print tiap 10-15 lembar cetak untuk dokumen biasa (beri selisih waktu 1-3 menit), dan 1-2 lembar untuk print kualitas foto (beri selisih waktu 2-5 menit).
  2. Pastikan mengisi tinta pada Catridge secara mungkin jika merasa kualitas cetakan sudah mulai berkurang. Jangan menunggu tinta habis.
  3. Jika memang tinta sudah terlanjur habis, pastikan jangan membiarkan catridge kosong terlalu lama
  4. Cara Merawat Catridge Printer yang keempat yaitu jangan mendiamkan printer (tak terpakai) dalam waktu lama. Jika memang tidak digunakan, usahakan 5-7 hari dilakukan print apa saja (hitam dan warna). Itulah alasan mengapa catridge colour (warna) lebih sering rusak dibandingkan catridge black (hitam) dikarenakan sangat jarang digunakan.
  5. Pastikan menggunakan tinta printer dengan kualitas yang bagus dan pastinya jangan sering gonta-ganti merk tinta, dikarenakan tiap-tiap merek pada tinta bisa saja memiliki kualitas keenceran yang berbeda dan ini tentunya sangat berpengaruh pada head printer.
  6. Bagi pengguna printer infus, pastikan tinta mengalir dengan lancar menuju catridge, jangan sampai tersumbat.
  7. Jangan mengisi catridge dengan tinta secara berlebihan (terlalu penuh). Beri ruang sedikit bagi udara untuk membantu menekan tinta keluar.
  8. Pastikan saat mencetak, gunakan kertas dengan kualitas yang masih bagus
  9. Cara Merawat Catridge Printer selanjutnya yaitu jika saat printer mencetak namun kertas macet atau tersangkut, sebaiknya jangan menarik kertas dari tempat masuk kertas. Tariklah kertas kertas dari depan (tempat keluar kertas). Untuk beberapa jenis printer khususnya merek HP terkadang di belakang printer ada ruang yang bisa dibuka dan ditutup dimana fungsinya bisa digunakan untuk menarik kertas yang tersangkut, jadi tariklah dari situ. Hal ini bertujuan agar mencegah seal film bagian bawah catridge tergores.
Cara Merawat Catridge Printer tersebut ditujukan buat kamu yang memang kesehariannya berhubungan dengan printer.



Friday, October 12, 2012

Daftar Nama Kelompok Praktikum Biologi



“PENDIDIKAN FISIKA”
Kelompok 1
1.      Yuhlisa Hasliana
2.      Suriani
3.      Syamsul Alim Bahri
4.      Primawarta S
5.      A. Asliani Yuliarti
6.      Yuliastuti

Kelompok 2
1.      A. Afdallah Husni
2.      Nur Fitrah H
3.      Serli Fitriani
4.      Rystam Hafid
5.      Nurochmah Nurdin
6.      Ummul Urfa

Kelompok 3
1.      Andi Iksan Maulana
2.      Fitri Ayu Andari
3.      Ferawati
4.      Lathifah Khairiyah M
5.      Hendriska Parewang
6.      S. T. Uswah Nur P

Kelompok 4
1.      Haerani
2.      Yahya
3.      Dwi Murti P. AR.
4.      Sofyan Tsuari Wahid
5.      Dimas Suharto
6.      Ita Purnamasari

Kelompok 5
1.      Dewanthikumala
2.      Heri Setiawan
3.      Nurfada Adlina
4.      Ariani
5.      M. Imran Ramadhan
6.      La Jamsari

Kelompok 6
1.      Riningsih
2.      Taufik
3.      Nurmayani J. Sahid
4.      Anuhgraini Juman
5.      Syamsuryad S
6.      Sri wahyuni Syab

Kelompok 7
1.      Lilis Yuliana
2.      Ibnu Maksum
3.      Nurfatima
4.      Novita Salmi
5.      Amrullah AS
6.      Fitriani Supriadi

Kelompok 8
1.      Eusnawati Dwi Utari
2.      Andi Dirga Nugraha
3.      Titin Kurniasih
4.      Suriani
5.      Ahmuddin Hamzah
6.      Muhajirin

Kelompok 9
1.      Fitri Fetriani
2.      Agussalim
3.      Nur Awa
4.      Rahmayuni
5.      Nur Isnaini

“SAINS FISIKA”
Kelompok 1
1.      Nur Padillah
2.      Kurniati Rantetau
3.      Agil Syahrir
4.      Muhammad Taufik
5.      Muspayanti
6.      Hadriani

Kelompok 2
1.      Risqah
2.      Fardina Ramli
3.      Munawir
4.      Muhammad Ali Resky Mansyur
5.      Saleha
6.      Nensi Talamma
7.      Andi Chaerunnisa Mugni Said

Kelompok 3
1.      Andi Rahmayana
2.      Riska Sri Rustam
3.      Erwin
4.      Nuur Annisa
5.      Ridwan
6.      Risma

Kelompok 4
1.      Nurwahida
2.      A Ayu Asmira
3.      Fitria Febriyanti San
4.      Andi Riska
5.      Ashar
6.      Masitah Osman

Kelompok 5
1.      Sulfiana S
2.      Eva Nurhamiah
3.      Jumaing
4.      Mayarista Deri
5.      Yusri Priyitna
6.      Siti Nurliana Has


Kelompok 6
1.      Muhammad Yusriadi Dahlan
2.      Fitrawaty Kambungu
3.      Fitrah Riskika
4.      Haswida Yanti
5.      Muhammad Aziz Irbani
6.      Agustina Lolo

Kelompok 7
1.      Andi Anita Rosary A
2.      Khusnul Khatimah
3.      Rifqah B
4.      Eli Melia
5.      Suwahyu
6.      Muhammad Zulkifli

Kelompok 8
1.      Rezki Aulia Imran
2.      Anadian Suciani
3.      Ira Firawati
4.      Senifa Citra Lestari
5.      Ririn Imbarwati
6.      Harmiah
7.      Nasrul

“ICP A’
Kelompok 1
1.      Filia Kamalia Sadari
2.      Prastika Paramita Wirastiti
3.      Dwi Maryanti Putri
4.      Nurfajri

Kelompok 2
1.      Nurul Muthmainnah Herman
2.      Nurul Kusuma Wardani
3.      Ade Putri Chandra
4.      Fransiska
5.      Angel Apriani

Kelompok 3
1.      Peldi Ardi Wijaya
2.      Fitria Dwi Alfianty R
3.      Rismiyana
4.      Nurul Wahyuni Dewi
5.      Maria Imaculada J J

Kelompok 4
1.      Siti Nurul Hidayah
2.      Bahraeny
3.      Nur Rizky Windirianto
4.      Nur Fadhillah Syarif
5.      Husran

Kelompok 5
1.      Dewi Tika Yanti
2.      Atirah Rahman
3.      Andi Muhsin Hidayat
4.      Masita Rais


“ICP B”
Kelompok 1
1.      Nur Ungki Sari
2.      Iqbal Mansyur
3.      Juwita Sari
4.      Yosytha Pada Parissing

Kelompok 2
1.      Nursyamsi
2.      Haerunnisa
3.      Meili Yanti
4.      Sitti Syahriani Ishak
5.      Azhar al Munawwarah

Kelompok 3
1.      Andika Pasta B.J
2.      Dwijanti Fajri
3.      Masita Husen
4.      Zairah Sapada
5.      Sri Ayulestari

Kelompok 4
1.      Gloria Pasangga
2.      Elisabeth Clara S
3.      Sitti lailatul Qamaria
4.      Nurhidayah Arif

Kelompok 5
1.      Marcetrisna Metoli
2.      Munawwarah Yusman
3.      Ismi Laila Rahayu
4.      Eni Resiyani
5.      Muhammad Tarmizi Asri

 Asisten
Suardi (085242745221)
Akbar (085240732286)
Aswal (082331010098)
Wandi (085299220614)

Monday, October 8, 2012

Tips Cara Menghadapi Wawancara Kerja


Tips Cara Menghadapi Wawancara Kerja - Salah satu tahap yang harus dilewati atau dilalui oleh seorang pelamar atau pencari kerja dari sederetan tes yang diadakan oleh perusahaan atau instansi yang membuka lowongan kerja adalah tes wawancara kerja. Tes wawancara biasanya diadakan sebelum atau sesudah pelamar mengikuti tahapan seleksi. Tujuan diadakan wawancara adalah untuk mengetahui seberapa besar motivasi, pengetahuan, dan keinginan pelamar dan bekerja. Tes wawancara ini sangat menentukan dalam penerimaan karyawan di suatu perusahaan. Sebaiknya pelamar mempersiapkan diri untuk menghadapi wawancara kerja ini. Bagaimana Tips Cara Menghadapi Wawancara Kerja,  berikut tips dan triknya untuk anda:

Tips Cara Menghadapi Wawancara Kerja
1.   Penampilan pertama sangat penting dalam menghadapi wawancara. Oleh karena itu pakailah baju yang bersih dan rapi. Jika memang ada pakailah wangi-wangian tetapi jangan terlalu berlebihan. Riasan wajah jangan sampai terlalu menor atau kelihatan "genit", usahakan memakai konsep Make up natural. Perhatikan sikap anda, jangan menimbulkan kesan yang tidak baik.
2.   Bacalah buku-buku yang menunjang kerja agar ketika menghadapi wawancara kerja dan ditanya mengenai hal-hal yang bersangkutan dengan kerja, setidaknya kita mengetahui. Semakin luas wawasan kita semakin besar peluang untuk lolos tes wawancara.
3.  Tips Cara Menghadapi Wawancara Kerja yang ketiga yaitu usahakan untuk berbicara secukupnya sesuai dengan  yang diajukan oleh pewawancara. Akan tetapi bukan berarti anda akan berbicara bila hanya ditanya. Hal seperti ini memberikan kesan pelamar tidak mempunyai antusias terhadap pekerjaan tersebut. Juga memperlihatkan Anda kurang wawasan tentang pekerjaan yang anda lamar. Hindari membicarakan ha-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.
4.  Untuk masalah gaji, sebaiknya pelamar tidak menyebutkan besarnya gaji. Kecuali bila memang diminta untuk menyebutkan besarnya gaji. Kalau kita lihat untuk masalah gaji, sepertinya masalah yang sepele, akan tetapi kekeliruan menyebutkan gaji akan berakibat sangat fatal. Karena pihak perusahaan akan melihat pantaskah anda digaji sesuai dengan yang anda minta.
5.   Sebelum masuk ruangan untuk menghadapi wawancara kerja, ketuklah pintu terlebih dahulu jangan masuk ruangan sebelum dipersilahkan untuk masuk. Duduklah ketika sudah dipersilahkan duduk. Bersikaplah sopan pada saat duduk dan pada saat wawancara. Hilangkan perasaan grogi pada saat wawancara karena suara terbata-bata akan mengganggu proses wawancara. Tumbuhkan kepercayaan diri saat menjawab semua pertanyaan yang diajukan. Jika anda ingin menjawab pertanyaan berdasarkan pendapat anda sampaikanlah kepada pewawancara bahwa jawaban yang anda sampaikan berdasarkan pendapat pribadi.
6.   Setelah selesai berusahalah untuk berjabat tangan dan ucapkan terimaksih kepada pewawancara. Bersikaplah tenang dan jangan terburu-buru saat keluar ruangan.
  Demikian Tips Cara Menghadapi Wawancara Kerja yang bisa anda lakukan untuk menghadapi tes wawancara. Selamat mencoba!

Manfaat-manfaat Buah Mentimun


Manfaat-manfaat Buah Mentimun - Jenis sayuran yang satu ini banyak manfaatnya bagi kesehatan. Bukan hanya rasanya yang enak dan segar ketika dibuat acar dan campuran sambat dengan tomat, tapi kandungan vitamin dan zat bermanfaat lainnya yang terkandung di dalamnya membuatnya kaya manfaat. Bukan hanya untuk kesehatan tubuh dari dalam tapi mentimun juga dipercara dapat mempercantik kulit dari luar. Berikut manfaat-manfaat buah mentimun bagi kesehatan kita:

1.    Mentimun memiliki kandungan vitamin B1, B2, B3, B5, B6, dan vitamin C, yang bermanfaat memperbaiki mood, menambah semangat, serta menyegarkan tubuh. Selain itu, nilai karbohidrat dalam ketimun juga cukup tinggi, yang mampu menghasilkan energi dan menghilangkan lelah.
2.     Biji mentimun dapat membantu penyembuhan penyakit, alias membantu memperbaiki sel yang rusak karena adanya alkaloid hypoxanthine dalam bijinya. Jadi jika Anda terbiasa membuang biji ketimun, mulai sekarang konsumsi juga bijinya.
3.     Menghilangkan selulit dan kantung mata. Caranya, cukup iris tipis ketimun dingin, dan tempelkan ke atas kulit yang selulit, atau mata yang berkantung. Biarkan beberapa menit, lalu ulangi lagi.
4.    Manfaat-manfaat buah mentimun yang lain adalah dapat menghilangkan sakit kepala akibat mabuk minuman beralkohol. Efek yang terasa jika Anda mengkonsumsi minuman beralkohol biasanya adalah kepala terasa berat dan pusing. Nah, efek ini dapat dihilangkan dengan makan ketimun atau mentimun.
5.       Menghilangkan panas dalam. Anda dapat mengolah ketimun menjadi jus, atau mengkonsumsinya begitu saja untuk menghilangkan panas dalam, sebab ketimun juga punya efek mendinginkan.  

 Manfaat-manfaat Buah Mentimun sebaiknya kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk membuat tubuh kita lebih sehat.

Sunday, October 7, 2012

Jaringan Pada Daun, Batang dan Akar Tumbuhan




Jaringan Pada Daun, Batang dan Akar Tumbuhan - Jaringan pada tumbuhan umumnya terdiri dari : jaringan epitel, jaringan palisade, jaringan spons, jaringan pengangkut (xilem dan floem). Namun jaringan terebut mengalami perkembangan atau modifikasi pada masing-masing bagian tumbuhan yaitu pada bagian akar, batang dan daunnya. Berikut secara lengkap Jaringan Pada Daun, Batang dan Akar Tumbuhan beserta gambar dan fungsinya.

1. Jaringan Pada Akar
Jaringan pada akar terdiri dari:
(1). Epitel
Epitel adalah jaringan paling luar yang berfungsi untuk melindungi bagian-bagian yang berada dibawahnya. Epitel pada tumbuhan akan berkembang atau mengalami modifikasi menjadi:
Jaringan pada akar, batang, dan daun tubuhan dan gambar·   serabut/bulu-bulu akar, berfungsi untuk memperluas daerah penyerapan air dan zat-zat makanan yang terlarut
·     tudung akar kelompok sel-sel yang melindungi akar yang tumbuh dan menekan ke dalam tanah
·     meristem apikal yaitu sekelompok sel yang membelah secaramitosis terus menerus. Pembelahan sel-sel ini berakibat terjadinya akar
(2).  Jaringan pengangkut yang terdiri dari :
a. Xylem berfungsi mengangkut air dan garam-garam mineral dari akar ke daun
b. Floem bersungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh
c. Kambium adalah jaringan yang terletak antara xilem dan floem. Jaringan kambium menghasilkan jaringan xilem dan floem baru. Kambium hanya terdapat pada tumbuhan dikotil
(3).  Jaringan Korteks berfungsi untuk menyimpan makanan

2. Jaringan pada batang
Jaringan pada batang tumbuhan meliputi:
1) Epidermis batang Tumbuhan
– Tersusun oleh selapis sel, tersusun rapat, tanpa ruang antarsel, dinding luar terdapat kutikula yang berfungsi untuk melindungi batang dari kehilangan air yang terlalu besar. Pada tumbuhan kayu yang telah tua terdapat kambium gabus yang menggantikan fungsi jaringan primer.
– Aktivitas kambium gabus adalah melakukan pertukaran gas melalui celah yang disebut lentisel. Derivat epidermis antara lain sel silika dan sel gabus, misalnya pada batang tanaman tebu.
2) Korteks batang Tumbuhan 
– Tersusun oleh beberapa lapis sel parenkim yang tidak teratur dan berdinding tipis, banyak ruang antarsel.
– Terdapat kolenkim dan sklerenkim yang berfungsi sebagai penyokong dan penguat tubuh.
– Sel-sel korteks sebelah dalam yang mengandung amilum disebut floeterma (sarung tepung ).
3) Stele (silinder pusat) batang Tumbuhan
 – Lapisan terluar disebut perisikel.
– Di dalamnya terdapat sel parenkim dan berkas pengangkut.

Struktur Jaringan luar Batang Tumbuhan
 1) Batang tumbuhan herba
Batang tumbuhan herba biasanya, berwarna hijau, jaringan kayu sedikit atau tidak ada, ukuran batang kecil, dan umumnya relatif pendek. Bagian luar batang terdiri dari epidermis yang tipis dan tidak mengandung gabus. Pada epidermis terdapat stomata sehingga jaringan di dalamnya dapat mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Contoh: pacar air, jagung, bayam, kacang, dan bunga matahari.
2) Batang tumbuhan kayu 
Batang tumbuhan berkayu umumnya keras dan umurnya relatif panjang. Permukaan batang keras dan di bagian tertentu terdapat lentisel. Lentisel berhubungan dengan bagian dalam batang dan berfungsi sebagai tempat pertukaran gas di batang. Pada tumbuhan berkayu yang masih muda terdapat klorofil, sehingga dapat melakukan fotosintesis. Akan tetapi, jika sudah terbentuk lapisan gabus kemampuan fotosintesis menjadi hilang. Lapisan gabus terbentuk oleh kambium gabus. Adanya aktivitas kambium menyebabkan rusaknya jaringan yang terdapat pada korteks dan epidermis. Dengan rusaknya jaringan tersebut akan menyebabkan kemampuan fotosintesis menjadi hilang.
3. Jaringan pada daun
Jaringan pada daun tumbuhan meliputi:
Jaringan pada akar, batang, dan daun tubuhan dan gambar
Jaringan pada daun dikotil
Jaringan pada akar, batang, dan daun tubuhan dan gambar
Jaringan pada daun monokotil

1. Epidermis atas  
epidermis atas, tersusun dari selapis tipis sel yang bentuknya seperti batu bata. Umumnya sel-sel itu tidak memiliki kloroplas. Padabeberapa daun terdapat lapisan lilin yang menutup epidermis; bahkan ada epidermis yang berkutikula. Kutikula dan lapisan lilin tersebut mencegah daun kehilangan terlalu banyak air.
2.  Palisade
Tepat di bawah lapisan epidermis atas, terdapat lapisan sel-sel palisade. Sel-sel palisade ini mempunyaisusunan rapat dan mengandungkloroplas.
3. Spons
Tepat di bagian atas epidermis bawah adalah lapisansel-sel sponsa. Sel-sel sponsa ini lebih renggang susunannya dibandingkan sel-sel palisade dan juga mengandung kloroplas. Banyak rongga udara ada diantara sel-sel pada lapisan sponsa .
4. Berkas pengangkut
Berkas xilem dan floem dari tulang daun menembus lapisan sponsa. Air dari batang masuk ke daun melalui xilem pada tulang daun. Makanan dibuat di daun, dan dikeluarkan dari daun melalui floem pada tulang-tulang daun tersebut
5. Epidermis bawah
Permukaan bawah daun disebut epidermis bawah. Epidermis bawah biasanya mengandung sel-sel penutup yang mengelilingi celah yang disebut stoma. Karbondioksida berdifusi ke dalam daun melalui stoma yang membuka dan oksigen serta air berdifusi keluar daun melalui stoma yang membuka
  
Jaringan Pada Daun, Batang dan Akar Tumbuhan ini dibahas mendalam di pembelajaran biologi kelas XI SMA.