
Wednesday, October 31, 2012
Macam-macam Zat dan Perubahan Wujud Zat
Macam-macam zat dan perubahan wujud zat - Zat adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruangan. Menurut wujudnya, zat terbagi atas tiga macam yaitu: zat padat, zat cair dan gas. Nah, berikut macam-macam zat dan perubahan wujud zat:
.
1. Zat Padat
Zat padat memiliki bentuk dan volume yang tetap. Pertikel zat padat memiliki sifat-sifat:
Letaknya sangat berdekatan
Susunannya teratur
Gerakannya tidak bebas, hanya bergetar dan berputar di tempatnya
Contoh : kayu, batu, pensil, buku, kapur, dan lain-lain
2. Zat cair
Zat cair memiliki volume tetap tetapi bentuk berubah-ubah sesuai dengan yang ditempatinya. Partikel zat cair memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
Letaknya berdekatan
Susunannya tidak teratur
Gerakannya agak bebas, sehingga dapat bergeser dari tempatnya, tetapi tidak lepas dari kelompoknya
Contoh zat cair : air, sirup, santan kelapa, jus dan lain-lain
3. Gas
Gas memiliki ciri di antaranya bentuk dan volume berubah sesuai dengan tempatnya. Partikel gas memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
Letaknya sangat berjauhan
Susunannya tidak teratur
Gerakannya bebas bergerak, sehingga dapat bergeser dari tempatnya dan lepas dari kelompoknya, sehingga dapat memenuhi ruangan
contoh : Oksigen, karbon dioksida, uap air, asap, dsb.
Perubahan wujud zat
Zat dapat berubah wujud jika diberikan panas atau melepaskan pans. Ada 6 macam perubahan wujud zat yaitu:
Membeku yaitu perubahan wujud zat dari cair ke padat cantohnya : air menjadi es
Mencair atau melebur yaitu perubahan wujud zat dari padat ke cair. Contoh: es menjadi air, mentega yag meleleh
Menyublim yaitu perubahan wujud zat dari padat ke gas contohnya penguapan kapur barus
Deposisi yaitu perubahan wujud zat dari gas ke padat, contohnya jelaga yang merupakan hasil pembakaran pada lampu minyak.
Menguap yaitu perubahan wujud zat dari cair ke gas, contohnya: air yang mendidih akan menguap menjadi asap
Mengembun yaitu perubahan wujud zat dari gas ke cair, contohnya embun di pagi hari
Untuk mempermudah mengingat macam-macam zat dan perubahan wujud zat, berikut gambar macam-macam zat dan perubahan wujud zat:

Tuesday, October 30, 2012
Fungsi Plasma, Sel Darah Merah, Sel Darah Putih dan Keping Darah
1. Plasma
Plasma adalah bagian cair darah dan sebagian besar tersusun oleh air. Sekitar 91% plasma darah terdiri atas air. Selebihnya adalah zat terlarut yang terdiri dari protein plasma (albumin, protrombin, fibrinogen, dan antibodi), garam mineral, dan zat-zat yang diangkut darah (zat makanan, sisa metabolisme, gas-gas, dan hormon).
2. Sel darah merah
Sel darah merah tidak memiliki inti sel dan mengandung hemoglobin. Jumlah sel darah merah yang normal kurang lebih adalah 5 juta sel/mm3 darah. Sel darah merah dibentuk pada tulang pipih di sumsum tulang dan dapat hidup hingga 120 hari.
Fungsi sel darah merah: Megangkut sari-sari makanan dan oksigen ke seluruh sel dan jaringan tubuh. Oksigen diangkut oleh Heimoglobin (Hb).
3. Sel darah putih
Sel darah putih tidak berwarna, memiliki inti, dapat bergerak secara amoebeid, dan dapat menembus dinding kapiler / diapedesis. Dalam keadaan normalnya terkandung 4x109 hingga 11x109 sel darah putih di dalam seliter darah manusia dewasa yang sehat - sekitar 7000-25000 sel per tetes.Dalam setiap milimeter kubil darah terdapat 6000 sampai 10000(rata-rata 8000) sel darah putih
Fungsi sel darah putih : Melindungi tubuh dari benda asing seperti bakteri dan virus dengan cara memakan bakteri atau virus tersebut dengan kemampuan fagositosis
4. Keping Darah
Keping darah berbentuk bulat atau lonjong. Ukurankeping darah lebih kecil daripada sel darah merah. Jumlahnyakurang lebih 300.000 pada tiap 1 mm3 darah. Keping darah hidupnya singkat, hanya 8 hari.
Fungsi keping darah : Berperan dalam proses pembekuan darah
Itulah materi mengenai Fungsi Plasma, Sel Darah Merah, Sel Darah Putih dan Keping Darah, semoga bermanfaat.
Monday, October 29, 2012
Cara menggunakan mikroskop siswa
Cara menggunakan mikroskop siswa - Di proses pembelajaran, sangat penting untuk memahami cara menggunakan mikroskop karena kita akan menggunakannya dalam praktek, terutama biologi. Berikut Cara menggunakan mikroskop siswa:
Persiapan:
1.Keluarkan mikroskop dari tempanya (box), lensa okuler dann objektif dari kotak hitam bila semua masih berada di tempatnya.
2. Pasanglah lensa okuler mulai dar perbesaran lemah, kemudian pasang semua lensa objektif masing-masing pada tempatnya.
3. Siapkan preparat yang akan diamati
4. Carilah tempat yang memungkinkan agar mikroskop dapa memperoleh cahaya yang dibutuhkan
Tahap Inti
1.Letakkan mikroskop di atas meja, untuk memindahkan mikroskop gunakan cara yang benar yaitu tangan kiri memegang lengan mikroskop dan tangan kanan menopang kaki (dasar) mikroskop.
2. Putar revolver sehingga lensa obyektif dengan perbesaran lemah berada pada posisinya satu poros dengan lensa okuler yang ditandai bunyi klik pada revolver.3. Mengatur cermin dan diafragma untuk melihat kekuatan cahaya masuk, hingga dari lensa okuler tampak terang berbentuk bulat (lapang pandang).
4.Tempatkan preparat pada meja benda tepat pada lubang preparat dan jepit dengan penjepit obyek/benda!
5.Aturlah fokus untuk memperjelas gambar obyek dengan cara memutar pemutar kasar, sambil dilihat dari lensa okuler. Untuk mempertajam putarlah pemutar halus !
6.Apabila bayangan obyek sudah ditemukan, maka untuk memperbesar gantilah lensa obyektif dengan ukuran dari 10 X,40 X atau 100 X, dengan cara memutar revolver hingga bunyi klik
7. Apabila telah selesai menggunakan, bersihkan mikroskop dan simpan pada tempat yang tidak lembab
untuk lebih jelasnya mengenai Cara menggunakan mikroskop siswa, lihat gambar diatas.
Monday, October 22, 2012
Ciri dan Struktur Tubuh Virus
Ciri dan Struktur Tubuh Virus - Virus merupakan organisme aseluler (bukan sel). Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Secara umum ciri dan struktur tubuh Virus adalah sebagai berikut:
1. Virus bersifat aseluler (tidak mempunyai sel), Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA) sedangkan sel memiliki kedua jenis asam nukleat
2. Virus berukuran amat kecil , jauh lebih kecil dari bakteri, yakni berkisar antara 20 mµ - 300mµ (1 mikron = 1000 milimikron). untuk mengamatinya diperlukan mikroskop elektron yang pembesarannya dapat mencapai 50.000 X.
3. Virus umumnya berupa semacam hablur (kristal) dan bentuknya sangat bervariasi. Ada yang berbentuk oval , memanjang, silindris, kotak dan kebanyakan berbentuk seperti kecebong dengan "kepala" oval dan "ekor" silindris.
4. Tubuh virus terdiri atas: kepala , kulit (selubung atau kapsid), isi tubuh, dan serabut ekor.
a. Kepala
Kepala virus berisi DNA dan bagian luarnya diselubungi kapsid. Satu unit protein yang menyusun kapsid disebut kapsomer.
b. Kapsid
Kapsid merupakan selaput yang tersusun atas unit-unit protein. Kapsid berfungsi untuk melindungi inti asam nukleat, membantu menyisipkan virion (partikel virus), dan menentukan macam sel yang akan dilekati virion.
c. Isi tubuh
Bagian isi disebut sebagai virion. Virion terdiri atas materi genetic berupa DNA atau RNA. Tidak ada virion yang tersusun dari gabungan kedua materi tersebut
d. Ekor
Ekor virus merupakan alat untuk menempel pada inangnya. Ekor virus terdiri atas tubus bersumbat yang dilengkapi benang atau serabut. Virus yang menginfeksi sel eukariotik tidak mempunyai ekor.
5. virus memiliki lapisan protein yang disebut kapsid
6. Virus hanya dapat berkembang biak di sel hidup lainnya. Seperti sel hidup pada bakteri, hewan, tumbuhan, dan sel hidup pada manusia.
7. Virus tidak dapat membelah diri.
8. Virus tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa, tetapi dapat dikristalkan.
9. Virus tidak melakukan metabolisme makanan untuk menghasilkan ATP.
Itulah penjelasan mengenai ciri dan struktur tubuh Virus. Pertanyaan silahkan dituangkan di kotak komentar.
Saturday, October 20, 2012
Cara-cara Mencegah Diabetes
Cara-cara Mencegah Diabetes - Diabetes adalah jenis penyakit yang tidak bisa dianggap remeh, karena jika tidak dijaga dengan baik, ia bisa memicu terjadinya penyakit berbahaya lainnya seperti gangguan jantung, gangguan ginjal, disfungsi ereksi bahkan kanker. Selain dipicu faktor keturunan, diabetes mellitus juga erat kaitannya dengan gaya hidup penderitanya. Contohnya adalah malas berolahraga dan tidak menerapkan pola makan yang sehat. Seringkali, diabetes lambat terdeteksi sehingga seringkali penyakit sudah terlanjur parah.
Pada diabetes tipe 2, insulin masih dapat diproduksi, namun jumlahnya tidak mencukupi atau tidak dapat digunakan dengan baik oleh tubuh. Kondisi ini disebut juga insulin resistan. Hal inilah menjadikan kadar gula dalam darah naik.
Yang ketiga ialah diabetes kehamilan. Selama masa kehamilan, plasenta memproduksi hormon tertentu. Hormon ini membuat sel-sel tubuh melawan insulin.
Kunci dalam pencegahan dan penanganan diabetes adalah dengan mengontrol asupan makanan kita, di samping rutin melakukan olahraga dan rutin mengecek kadar gula. Berikut beberapa Cara-cara Mencegah Diabetes:
1. Olahraga.
Lakukan olahraga selama minimal setengah jam setiap hari, lima kali dalam seminggu. Olahraga dapat membantu menormalkan kadar gula darah dan menjaga berat badan.
2. Konsumsi beras merah.
Cara-cara Mencegah Diabetes yaitu dengan mengonsumsi beras merah. Selain kaya akan serat, beras merah juga bisa mengurangi kerusakan pada pembuluh darah. Jadi Anda boleh mulai mengganti nasi putih dengan nasi merah. Memang banyak yang bilang rasa beras merah tidak seenak nasi putih, tapi demi kesehatan, tidak ada salahnya mencoba, kan?
3. Perbanyak konsumsi vitamin C.
Beberapa sumber dari vitamin C alami adalah brokoli, jeruk, dan stroberi. Jika dirasa kurang, barulah Anda bisa mengonsumsi suplemen tambahan. Konsultasikan lebih dulu dengan dokter mengenai dosis yang tepat bagi Anda.
4. Bumbu masak alami.
Sekitar dua puluh empat bumbu masak ternyata kaya akan antioksidan yang mampu mencegah peradangan yang juga terkait dengan penyakit diabetes. Antioksidan yang tertinggi ada pada kayu manis dan cengkeh.
5. Pilih makanan yang sehat.
Konsumsi makanan yang rendah lemak dan rendah kalori. Makanan yang kaya akan serat bisa membantu mengontrol kadar gula darah.
Istirahat yang cukup, mengelola stress dengan baik, dan segera berhenti merokok juga bisa membantu Anda agar terhindar dari diabetes. Semoga Cara-cara Mencegah Diabetes ini dapat membantu anda agar terhindar dari diabetes.











