This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Sebuah Catatan Sebuah Kisah. Show all posts
Showing posts with label Sebuah Catatan Sebuah Kisah. Show all posts

Tuesday, March 5, 2013

Sebuah Catatan Sebuah Kisah #2


Sebuah Catatan Sebuah Kisah #2
Pemuda itu pun terdiam. Lalu kemudian memandang jauh ke hilir sungai, seraya berkata “Apakah kamu tahu bahwa air itu adalah benda cair, dan menurut hukum fisika, air selalu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah”
Wanita itu berbalik dan berkata “Lalu apa hubungannya dengan diriku.?”
“Entahlah, aku hanya ingin kamu seperti air tersebut, ketika ketegangan dalam hubungan mu sudah memuncak, maka cobalah untuk mengalir seperti air di sungai ini, air mengikuti sifatnya dan bukannya mengikuti hasratnya, jangan ikuti hasrat mu, tapi ikutilah sifat mu. Jika Pria itu meninggalkanmu, maka lepaskanlah biarkanlah dia mengalir pergi”, pemuda itu menjawabnya dan tersenyum pada sang gadis.
Gadis itu pun terdiam seraya memikirkan ucapan pemuda itu dengan dalamnya, hingga membuat matanya berkaca-kaca, pemuda itu kemudian mendekati gadis tersebut dan kemudian berkata.
“Aku tahu bahwa kamu adalah gadis yang setia dan penyayang, namun kesetiaan mu terus diuji”
Gadis itu tersentak dan kemudian menangis sejadi-jadinya, dia lalu menumpahkan segala isi hatinya, segala masalahnya di hadapan pemuda itu.
“Hey, jangan terlalu larut dalam tangisanmu”! kata pemuda mencoba mendiamkan. Namun gadis itu masih tetap menangis hingga berapa lamanya.
Setelah beberapa lama gadis itu menangis dan mengungkapkan perasannya, pemuda itu kemudian menepuk pundak sang gadis seraya aku berucap : “maaf aku harus segera pergi”!
Gadis itu terdiam dari tangisannya, dan berbalik melihat sang pemuda.

Bersambung ke sebuah catatan sebuah kisah #3. Cooming Soon

Sunday, March 3, 2013

Sebuah Catatan Sebuah Kisah #1

Sebuah Catatan Sebuah Kisah #1 – Di sore itu, seorang wanita muda alias abg, tengah berdiri di sebuah jembatan jalan raya, tatapan matanya kosong, semangat hidupnya seakan hilang, tanpa ragu dia lalu memanjat pagar jembatan itu. Sambil berkata lemah “aku tak sanggup hidup lagi, aku ingin mengakhiri semuanya”, dia lalu menutup matanya dan mencoba menjatuhkan diri ke dalam sungai yang airnya tengah mengalir deras. Namun mungkin takdir berkata lain, seorang pemuda yang tengah menaiki sepeda tua, berhenti di sampingnya dan kemudian berjalan mendekatinya.
“Apa yang kamu lakukan?”. Tanya pemuda itu.
Gadis itu menoleh kepadanya, dengan tatapan mata kesal. “Apa kau bodoh, aku ingin bunuh diri!”
“Sungguh, kenapa kamu ingin bunuh diri?”
“Kau tak perlu tahu, memangnya apa pedulimu?” Kata wanita itu membentak..
“Entahlah, mungkin kisah hidup mu akan memberikan ku sebuah inspirasi. Aku pun dulu pernah berniat bunuh diri.”
Hembusan angin di tengah jembatan itu menghembus helaian rambut sang gadis, niatnya sejenak terhenti di menatap selidik kepada pemuda itu. Dilihatnya sang pemuda yang ramah senyum, namun pakaiannya acak-acakan, bahkan sepatunya pun penuh bolong.
“Aku tak sanggup melihat dia bersama yang lain, dia meninggalkanku tanpa alasan, dia selingkuh.” Ucap gadis itu berurai air mata.
“Semua pria itu sama, semuanya pembohong penuh janji palsu, berkali-kali aku dibohongi” Sambungnya.
Pemuda itu bergumam “hmmm.. masalah cinta rupanya, satu hal yang bisa ku katakan kepadamu, jangan pernah melakukan hal bodoh untuk orang bodoh, janganlah bunuh diri untuknya”. Kata pemuda itu
“Aku tak sanggup lagi, apa kau tahu rasanya disakiti dan dikhianati.?” Kata gadis itu meledak-ledak
Pemuda itu pun terdiam. Lalu kemudian memandang jauh ke hilir sungai.