This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Bayi. Show all posts
Showing posts with label Bayi. Show all posts

Monday, May 26, 2014

10 Makanan Terbaik Bagi Kesehatan Bayi

Blog Dokter - Bayi merupakan harta paling berharga bagi orang tua. Maka dari itu wajarlah jika apapun keperluan bayi, seupaya mungkin untuk dipenuhi. Dan hal yang paling utama bagi bayi usia 6 bulan ialah asupan gizi diluar asi, atau biasa disebut makanan pendamping asi. Makanan pendamping asi haruslah bergizi, ini demi meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan si bayi. 10 Makanan yang baik Untuk Kesehatan Bayi merupakan hal yang sangat wajib dikonsumsi bagi buah hati anda.

10 Makanan Terbaik Bagi Kesehatan Bayi

Makanan Bayi
Ilustrasi bayi memakan makanan yang sehat dan bergisi

  1   Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran berdaun hijau merupakan sumber gizi yang baik dikonsumsi bagi bayi, itu karena terdapat zat besi, betakaroten dan serat didalamnya. Sayuran tersebut seperti bayam dan lobak, keduanya memiliki sumber serat terbaik. Biasanya bayi tidak terlalu suka dengan rasa sayuran, namun dilihat dari segi manfaatnya maka perlu untuk dikonsumsi oleh sang buah hati. Mengenalkan sejak dini konsumsi sayuran membuat bayi akan terbiasa nantinya. 
ADVERTISEMENT

  2   Pasta Gandum

Manfaat dari pasta ialah membuat pencernaan menjadi lancar, menambah kekebalan tubuh serta membuat efek kenyang yang lebih lama. Beberapa manfaat tersebut sangat baik jika dikonsumsi oleh bayi. Jika ingin diberikan kepada bayi, baiknya pasta gandum disajikan bagai sup agar lebih mudah untuk dimakan karena teksturnya yang lembut.


  3   Buah Berry

Buah berry dianggap bermanfaat karena memiliki serat yang baik bagi tubuh. Jenis berry tersebut antara lain Raspberry, Blackberry dan Elderberry. Ibu bisa menyajikan buah berry kepada buah hati dengan cara dibuat seperti sup agar lebih mudah untuk dimakan oleh bayi.

  4   Brokoli
6 Manfaat dari sayuran yang satu ini sudah diketahui. Seperti dibawah ini :
  • Meningkatkan sistem imun
  • Mengurangi reaksi alergi
  • Mengandung serat larut yang mampu menarik kolesterol pada tubuh bayi
  • Menganduk vitamin K yang baik untuk tulang
  • Mencegah kerusakan pembuluh darah
  • Meningkatkan fungsi hati
Manfaat diatas sangan diperlukan oleh buah hati anda, maka dari itu upayakanlah untuk member asupan makanan berbahan brokoli.

  5   Pisang
Pisang menjadi salah satu makanan yang baik bagi kesehatan tubuh bayi. Dengan tekstur yang lembut dapat langsung dikonsumsi. Pisang juga mudah ditemui dimana-mana. Khasiat dari pisang yang baik bagi bayi seperti menambah nutrisi, menjadikan tekanan darah jadi sehat, membantu fungsi jantung dan melindungi diri dari sakit maag dan kerusakan usus. Khasiat tersebut diperoleh karena dalam pisang mengandung Vitamin B2, B6 dan Vitamin C serta kalium yang baik bagi kesehatan tulang. Dengan kandungan dan khasiat tersebut maka menjadi salah satu makanan terbaik untuk kesehatan yang wajib dikonsumsi bagi buah hati anda.

  6   Labu
Makanan sehat lainnya adalah labu. Labu menjadi baik dikonsumsi untuk bayi karena sangat rendah akan lemak dan kalori serta memiliki serat yang baik bagi tubuh. Buatlah makanan berbahan labu dengan hasil tekstur yang lembut agar mudah dikonsumsi oleh bayi, seperti bubur labu. Labu yang paling baik untuk dikonsumsi adalah labu siam karena memiliki vitamin A dan betakaroten yang mampu mencegah risiko penyakit kangker dan jantung.

  7   Oat
Oat yang biasanya dijadikan sarapan dipagi hari dalam bentuk sereal, ternyata juga baik dikunsumsi oleh bayi. Ini karena protein dan serat larut yang terkandung didalamnya. Serat yang terkandung mampu mencegah risiko penyakit jantung serta protein sebagai makanan utama dari otak.

  8   Pepaya
Buah papaya merupakan buah yang enak dikonsumsi, namun tidak hanya enak, papaya juga banyak mengandung gizi yang baik bagi kesehatan tubuh. Karena papaya dapat membantu sistem pencernaan protein, menambah kekebalan tubuh dan mecegah penimbunan lemak. Pepaya juga berkhasiat untuk mencegah penyakit berbahaya seperti kangker karena memiliki antiksidan.

  9   Alpukat
Menumbuh kembangkan sistem saraf dan otak itulah salah satu fungsi alpukat. Buah yang kaya akan kandungan ini sangat baik untuk buah hati anda. Zat yang banyak ditemui dari buah ini adalah Vitamin E, kalum, Zat besi, Kerotenoid, betakaroten dan folat. Kandungan tersebut sangat baik jika dikonsumsi pada buah hati anda.

  10   Beras Merah
Jika sang bayi sudah mengenal makanan berat seperti nasi, maka disarankan untuk menggunakan nasi dari beras merah. Itu demi tumbuh kembang si buah hati anda, melihat kandungan yang ada didalamnya seperti vitamin B1, B6 dan B12 yang member energy pada sel tubuh bayi. Membantu menumbuh kembangkan jaringan syaraf dan jantung juga menjadi andalan bagi produk beras merah. Maka mulai saat ini perkenalkanlah pada bayi anda sedini mungkin mengenai makanan-makanan yang baik dikonsumsi seperti beras merah.

Itulah 10 Makanan yang baik Untuk Kesehatan Bayi yang sangat baik dikonsumsi dan sebagai pendamping dari pada ASI. Makanan tersebut dianjurkan untuk diberikan kepada bayi yang berumur 6 bulan keatas. Biar bagaimanapin kesehatan pada buah hati adalah hal yang paling utama, maka dari itu mulailah untuk member asupan seperti diatas untuk bayi anda.

Lihat juga : 10 Cara Aman dan Sehat Merawat Bayi

Friday, May 9, 2014

6 Penyebab Penyakit Diare yang bisa Menyerang Bayi

Blog Dokter - Meskipun Anda memantau dengan ketat makanan apa saja yang boleh dikonsumsi dan makanan apa saja yang dilarang untuk dikonsumsi oleh bayi, bukan berarti penyakit diare tidak bisa menyapa buah hati Anda. Diare pada bayi bisa dilihat ketika secara intens bayi Anda terus menerus buang air besar dan feses nya tampak terlihat berair. Penyabab penyakit diare, khususnya pada bayi bisa bermacam-macam, untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan menarik seputar masalah kesehatan pencernaan bayi.

6 Penyebab Penyakit Diare yang bisa Menyerang Bayi

penyebab penyakit diare pada bayi
Ilustrasi Bayi sehat yang bebas dari penyakit diare
Oleh karena itu sahabat ibu blog dokter wajib mengetahui 6 Penyebab Penyakit Diare yang bisa Menyerang Bayi.

Infeksi virus

Ada berbagai macam jenis virus, seperti rotovirus, ad enovirus bahkan influenza yang ternyata bisa menjadi penyabab mengapa buah hati Anda terkena penyakit diare. Virus-virus tersebut tidak hanya puas dengan membuat bayi diare saja, bayi pun bisa terserang demam, nyeri perut hingga tidak jarang muntah dan mengeluarkan feses yang sedikit berdarah. 
ADVERTISEMENT
Infeksi bakteri

Bakteri yang terkenal, seperti Salmonella, E Coli, Shigella dll merupakan jenis bakteri yang dianggap mampu untuk membuat bayi mengalami penyakit diare. Diare pada bayi yang dikarenakan bakteri-bakteri tersebut cenderung disertai dengan beberapa kondisi, seperti kram perut, demam dan timbulnya bercak merah darah pada feses bayi.

Infeksi telinga

Penyebab penyakit diare juga bisa diderita oleh bayi Anda adalah ketika mereka mengalami infeksi pada saluran pendengarannya. Anda bisa melihat gejala bayi yang tengah terkena infeksi telinga lewat bahasa tubuhnya. Bayi yang suka rewel sambil mengusap telinganya, bisa menjadi pertAnda jika telinga memang tengah bermasalah.

Parasit

Giardiasis adalah sejenis parasit yang ditengarai menjadi penyebab bayi Anda bisa mengalami penyakit diare. Jika Anda melihat kondisi perut bayi Anda yang terlihat kembung, bisa jadi itu adalah gejala awal bayi akan terkena penyakit diare karena parasit. 

Antibiotik

Ketika bayi sakit, Anda berusaha sebaik mungkin untuk mengembalikan kesehatannya, dimulai dari pemberian obat alami hingga antibiotik. Namun bagimana jika bayi justru terkena penyakit diare setelah mengkonsumsi antibiotik tersebut? Hal itu menunjukkan jika bayi Anda tidak bisa menerima bahan kimia dari antibiotik sehingga tubuhnya melakukan perlawanan dengan cara mengeluarkannya dari dalam tubuh. Jika Anda telah menyadari resiko pemberian antibiotik pada bayi, pastikan dulu pertama kali, apa antibiotik yang hendak akan berikan nantinya bisa diterima oleh tubuh si bayi sehingga bayi tidak diare.

Sensitivitas pada makanan

Penyebab penyakit diare karena sensitivitas pada makanan juga bisa terjadi pada sebagian anak. Sebagai contoh, ada seorang anak yang tidak bisa mengkonsumsi susu formula hanya ingin ASI, atau pun sebaliknya. Laktosa yang terkandung di dalam susu formula bisa menyebabkan penyakit diare bilamana bayi memilki sensitivitas pada makanan yang cukup tinggi.

Terima kasih telah membaca 6 penyebab utama penyakit diare pada bayi. Semoga dengan arikel diatas anda dapat mencegah terjadinya diare pada bayi.

Lihat juga : 10 Cara Aman dan Sehat Merawat Bayi

Wednesday, February 12, 2014

5 Manfaat ASI Untuk Anak

Blog Dokter - ASI atau Air Susu Ibu merupakan anugrah yang luar biasa pada ibu setelh melahirkan. Tidak ada yang bisa menandungi kandungan gizi yang ada didalamnya. Oleh karena itu penting bagi ibu untuk memberikan ASI hingga 2 tahun agar bayi mendapatkan seluruh manfaat ASI.

5 Manfaat ASI Untuk Anak

ASI Untuk Anak
Ilustrasi Wanita Yang Memberi ASI untuk anaknya
Beberapa poin dibawah ini adalah 5 manfaat ASI bagi bayi anda.

1. Nutrisi Terbaik Untuk Bayi

Bayi yang berusia kurang dari 2 tahun memiliki kebutuhan nutrisi khusus. ASI mengandung segala nutrisi kebutuhan bayi, mulai dari zat gizi hingga zat kekebalan tubuh yang melindungi bayi dari serangan penyakit.
ADVERTISEMENT
2. Mudah Dicerna dan Diserap Bayi

ASI mengandung dua jenis protein bernama whey dan casein sehingga mudah sekali dicerna oleh sistem pencernaan bayi.

3. Mengandung Zat Gizi yang Diperlukan Bayi

Bayi membutuhkan zat gizi untuk pertumbuhan dan perkembangannya, khususnya perkembangan otak. Zat gizi ini tidak mudah ditemukan pada bahan makanan lain. Untungnya, semua zat gizi itu sudah terkandung secara lengkap di dalam ASI.

4. Melindungi Bayi dari Dalam

Bayi yang berumur kurang dari 2 tahun cukup rentan terkena infeksi atau alergi. Namun, orangtua tidak perlu khawatir karena ASI memberikan perlindungan kepada bayi dari bahaya tersebut.

5. Membuat Bayi Merasa Nyaman & Aman

Ketika disusui, maka bayi akan berada dalam pelukan hangat sang bunda. Secara psikologis, bayi akan merasa luar biasa damai, nyaman, dan aman. Hal ini dapat menjaga kondisi emosionalnya sehingga si bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Terima kasih telah membaca 5 Manfaat ASI Untuk kesehatan anak atau bayi. Semoga dengan artikel diatas anda dapat memberikan ASI kepada anak anda.

Baca juga : 6 Tips Alami Meningkatkan Air Susu Ibu

Monday, February 3, 2014

5 Cara Alami Mengobati Batuk Pada Bayi

Blog Dokter - Batuk dan pilek bisa menyerang siapa saja tanpa terkecuali, juga pada bayi anda. Jika bayi terserang batuk akan sangat sulit mengatasinya sebab seorang bayi masih sangat rentan dalam pemberian obat-obatan yang memiliki bahan kimia. Selain itu bayi juga cenderung cepat mengalami efek samping di tiap tindakan yang ia terima, sehingga sangat berbahaya untuk ditangani.

Namun jika anda menggunakan cara alami yang aman bagus bayi hal tersebut bisa saja meredakan batuknya tanpa efek samping. Beberapa cara di bawah ini semoga dapat membantu anda dalam mengatasi batuk pada bayi.

5 Cara Alami Mengobati Batuk Pada Bayi

Mengobati Batuk Pada Bayi
Ilustrasi Bayi Batuk dan Flu

Berikut 5 Cara Mudah Mengobati Batuk Pada Bayi

1. Uap

Penyumbatan pada hidung dan tenggorokan juga menggangggu saat batu. Oleh karena itu menggunakan uap untuk melonggarkan jalan nafasnya akan sangat baik. Nyalakan air panas atau taruhlah air panas di sekitar anak anda selama 15 menit minimal 2 kali sehari sebagai terapi baginya.
ADVERTISEMENT
2. Mandi air hangat

Air hangat baik untuk kesehatan bayi. Selalu mandikan bayi dengan air hangat atau mengusapnya dengan handuk hangat, jangan gunakan air dingin karena dapat menyebabkan menggigil.

3. Madu dan lemon

Kedua bahan ini dapat membantu mengurangi penyumbatan pada hidung sehingga bayi bisa bernafas. Campuran madu dan lemon memberikan bantuan pada tenggorokan, dan membunuh infeksi. Caranya adalah dengan mencampurkan satu sendok teh madu dan lemon ke dalam air hangat.

4. Kunyit

Menggunakan kunyit sebagai ramuan tradisional sangatlah baik bagi anda. Kunyit merupakan rempah-rempah yang baik untuk mengobati batuk. Caranya adalah dengan mencampurkan sejumput bubuk kunyit pada susu dua kali sehari.

5. Minyak pijat

Pemijatan lembut pada dada bayi menggunakan campuran minyak zaitu dan minyak essential akan membuat bayi lebih mudah bernafas. Anda dapat menggunakan minyak essential yang sehat seperti kayu putih.

Terima kasih telah membaca 5 Cara Alami Mengobati Batuk Pada Bayi. Semoga dengan tips diatas bayi anda dapat sembuh dari penyakit batuk dan flunya.

Baca juga : 10 Cara Ampuh Mengatasi Bayi Menangis

Sunday, August 4, 2013

10 Cara Ampuh Mengatasi Bayi Menangis

BlogDokter - Memiliki bayi di tengah-tengah keluarga merupakan pengalaman yang menyenangkan. Apalgi jika bayi tersebut berada pada usia yang mengemaskan. Namun tidak dapat dipungkiri juga akan menjadi tantangan sulit bagi orang tua untuk mengatasi saat seorang bayi rewel, apalagi jika itu tejadi pada malam hari di saat jam tidur.

Bayi menangis biasanya disebabkan oleh beberapa faktor. Sebab bayi belum dapat menyatakan keinginannya lewat bahasa maka ia akan mengepresikannya dengan tangis. Contonhnay saja saat bayi lapar atau saat mereko buang air, maka sang bayi tentu saja akan menangis.

Bagi anda para orang tua sahabat Dokter yang ingin mengetahui cara menangani bayi yang menangis maka anda perlu mengikuti cara menangani bayi di bawah ini.

10 Cara Ampuh Mengatasi Bayi Menangis

Cara Ampuh Mengatasi Bayi Menangis
Ilustrasi Menatasi Bayi Menangis
Berikut 10 Cara Ampuh Mengatasi bayi Menangis
1. Menggendong Bayi
Menurut situs Instictive-Parenting, beberapa bayi menangis karena ingin merasa lebih baik. Mereka bisa saja menangis karena lingkungan yang membuatnya stres dan merasa kaget saat hidup di luar janin. Jika bayi menangis karena hal itu, gendonglah dia dan biarkan tangisan itu. Namun tunjukkan padanya kalau dia boleh menunjukkan emosinya. Jangan timang bayi terlalu keras. Cobalah alihkan perhatiannya dengan mainan. Dengan membiarkan bayi menangis untuk melepaskan stres yang dirasakannya, episode tangisan ini akan berangsur-angsur berkurang.
ADVERTISEMENT
2. Posisi Berbeda
Jika menggendong bayi kolik dengan posisi wajah ke atas, ini tidak membantu penderitaannya. Cobalah posisi lain. Gendong bayi menghadap ke bawah - dengan tangan di bawah perut dan kepala di lengan. Ini mungkin menenangkannya. Tekanan pada perutnya dapat membantu mengurangi gas dan rasa tidak nyaman.

3. Beri Empeng
Bayi memiliki insting mengisap yang kuat, sehingga empeng juga dapat menenangkan bayi yang kolik. Bonus: penelitian telah menemukan, empeng juga dapat membantu mencegah sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

4. Kontrol Emosi Anda
Perlu diingat, bayi sangat sensitif pada lingkungannya. Jika Anda sebagai ibunya merasakan stres, cemas, sedih atau tidak sabar, bayi bisa merasakannya. Apalagi jika Anda merasakan perasaan-perasaan tersebut saat menggendongnya. Cobalah kontrol emosi Anda dan ubah rasa tidak nyaman itu menjadi rasa cinta.

5. Jalan-jalan
Bayi dalam rahim terbiasa dibawa bergerak. Meniru hal ini, bisa dengan membawa bayi bergerak untuk membuatnya tertidur. Taruh bayi di ayunan, kursi goyang, beri kursi mobil bergetar, namun jangan pernah meninggalkan bayi sendiri, karena selalu ada bahaya terjatuh. Bawa bayi kolik berjalan-jalan dengan mobil, juga dapat dilakukan.

6. Pijat Bayi
Ingat kekuatan dari sentuhan pada bayi kolik. Banyak bayi sentuhan skin to skin . Penelitian telah menemukan, bayi yang dipijat berkurang menangis dan tidur lebih baik. Coba tanggalkan pakaian bayi dan pijat lembut, pijat lembut bagian kaki, lengan, punggung, dada, dan wajah. Ini juga dapat menenangkan Anda.

7. Lampin
Bagi orang dewasa, dibungkus selimut mungkin terasa seperti dikekang. Tetapi bagi bayi yang menangis dan rewel, lampin terasa seperti rahim sempit, akrab, dan menghibur. Namun seberapa ketat lampin dapat dililitkan, lilit dengan kekuatan cukup saja sehingga lampin bayi tidak lolos, maupun lengan dan kakinya bebas dan memukul dirinya sendiri.

8. Konsultasi dengan Dokter
Jika Anda khawatir akan tangisan bayi yang menderita, bawalah ke dokter. Dokter anak dapat memberikan petunjuk dan menyimpulkan penyebab medis. Kendati beberapa bayi tidak beralasan khusus menangis atau bayi hanya lebih mudah menangis keimbang bayi lain. Jadi pada saat bayi Anda menangis, ingat-ingat dua hal: Ini bukan kesalahan dan hal ini tidak akan berlangsung selamanya.

9. Istirahat Sebentar
Menghibur bayi setelah menangis keras di malam sebelumnya karena kolik, merupakan hal penting. Anda mungkin merasa kewalahan, frustrasi, dan kurang efektif dalam bekerja. Jika tidak ada dampak yang terlihat, istirahatlah. Serahkan bayi pada pasangan Anda atau anggota keluarga lain. Ketika itu bukan pilihan, ingatlah jika sah-sah saja membiarkan bayi menangis dalam keranjang tidurnya sebentar sementara Anda mengumpulkan energi.

10. Upayakan Sendawa
Ketika bayi menangis, Ia bisa menelan banyak udara. Itu dapat membuatnya kembung dan tidak nyaman, lalu membuatnya menangis lebih keras. Cobalah gendong dengan posisi vertikal dan urut lembut punggungnya. Posisi klasik (kepala bayi di atas bahu Anda) kerap efektif walaupun dapat membuat bayi gumoh di punggung. Metode lain: baringkan bayi dengan kepala di bagian lutut, atau tarik bayi menyerupai gerakan sit-ups dengan salah satu lengan mendukung dada dan leher nya.

Terima kasih telah membaca 10 Cara Ampuh Mengatasi bayi Menangis. Semoga dengan artikel diatas anda dapat menenangkan bayi dengan cepat.

Baca juga : 10 Cara Aman dan Sehat Merawat Bayi

Tuesday, July 9, 2013

10 Cara Aman dan Sehat Merawat Bayi

BlogDokter - Kehadiran bayi dalam keluarga merupakan anugrah dan kebahagiaan tersendiri. memiliki bayi ditengah-tengah rumah tangga ada senangnya dan juga ada susahnya.

Karena merawat bayi itu gampang-gampang susah, selain harus berhati-hati merawat anak membutuhkan kesabaran tersendiri, dan juga tentunya membutuhkan keterampilan yang telaten. 

10 Cara Aman dan Sehat Merawat Bayi

10 Cara Cepat Mengatasi Flu atau Pilek
Ilustrasi Merawat bayi tetap sehat

1. Ada cairan putih di tali pusat yang masih basah.
Tak membutuhkan penanganan khusus, pastikan saja tali pusat tidak berbau.
Cara: Setelah bayi dimandikan, bungkus tali pusat dengan kain kasa yang dibasahi alkohol 70%. Jangan taburi apapun, baik antibiotika atau bedak.
Ke dokter bila: kulit sekitar tali pusat menjadi merah, bengkak atau tampak berdarah.
ADVERTISEMENT
2. Matanya lengket.
Cara: bersihkan matanya dengan kapas yang dibasahi air matang dari arah hidung ke telinga. Gunakan satu kapas untuk sekali pembersihan.
Ke dokter bila: terlihat ad acairan kuning dan sangat lengket.

3. Mulutnya berbau kurang sedap.
Bisa jadi karena ia mulai sering ngiler akibat giginya yang tumbuh. Agar kesehatan gigi dan mulutnya terjaga, setiap kali habis makan atau minum susu, bersihkan mulutnya dengan sikat khusus. Atau dengan kain kassa basah yang dicelupkan ke air matang kemudian dibungkuskan ke jari lalu sosokkan ke geliginya.

4. Giginya mulai tumbuh.
Bayi menjadi malas makan, lebih rewel di malam hari karena gusinya sakit dan amengeluarkan banyak air liur.
• Jika demam, beri obat penurun panas.
• Beri mainan yang dapat digigit-gigit.
• Lakukan sentuhan (pijatan ringan) di daerah raham mulut agar bayi lebih nyaman.

5. Ada bekas ‘merah-merah’ di seputar mulut dan pipi. Kemungkinana karena bekas tetesan air susu. Segera setelah menyusui, bersihkan seputar mulut dan pipi bayi dari bekas-bekas susu dengan air bersih dan lap agar kering.
Jangan menaburkan bedak di atas kulit yang kemerahan, karena membuat kulit kering, bahkan bisa menyebabkan kulit tersebut jadi gatal.

6. Hidung tersumbat. Gunakan krim penghangat khusus untuk bayi.oleskan ke dadanya namun bila kulit bayi sensitive, oelskan di bagian luar kaus dalamnya sehingga tidak langsung ke kulit.

7. Pilek. Agar tidak mengalami dehidarasi atau kekurangan cairan, berikan minum yang cukup. Jika masih minum ASI, sering-sering susui. Jemur bayi pad apagi hari, karena kegiatan ini akan membantu mengeluarkan lender di hidung.
Lakukan: bersihkan lendirnya dengan saputangan kain yang lembut dan menyerap air atau dengan tisu super lembut. Lihat : 10 Cara Cepat Mengatasi Flu atau Pilek
10 Cara Cepat Mengatasi Flu atau Pilek
10 Cara Cepat Mengatasi Flu atau Pilek
10 Cara Cepat Mengatasi Flu atau Pilek


8. Panas tidak turun sampai lebih dari 2 hari. Segera bawa ke dokter karena demam yang tidak turun dari dua hari bisa merupakan tanda infeksi sekunder, yaitu infeksi yang diakibatkan penyakit terdahulu.
Jangan memberikan obat penurun demam tanpa konsultasi dengan dokter anak Anda.
Lihat:

9. Sembelit.
Pijat perut bayi secara perlahan dari arah kanan bawah perut ayi, membentuk “hati” dengan gerakan searah jarum jam. Pijatan ini mmebantu kerja organ pencernaan dan mencegah timbulnya sembelit.
  • Jika bayi masih minum ASI eksklusif, usahakan Anda konsumsi banyak serat (baik dari sayur maupun buah-buahan) dan banyak minum air putih.
  • Bila bayi sudah makan makanan pendamping ASI, beri cairan yangbanyak termasuk jus buah atau kuah sayur dan buah.
10. Bayi diare karena alergi susu sapi.
  • Bila ia masih mendapat ASI eksklusif, jaga makanan Anda dengan menghindari makanan yang mengnadung susu sapi, seperti keju atau es krim.
  • Bila ia sudah mendapat makanan pendamping ASI, berikan makanan yang mengnadung susu kedelai.
  • Periksa label makanan padat yang akan diberikan untuk bayi. Banyak biscuit bayi yang mengandung susu sapi, sehingga memicu alerginya.
  • Ke dokter bila reaksi alergi masih muncul walapun telah diberikan makanan yang mengandung susu kedelai.

Terima kasih telah membaca 10 Cara Aman dan Sehat Merawat Bayi. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi sahabat dokter.

10 Manfaat Penting Buah Apel